INDIA
Banglawali Masjid, Basti Nizamuddin, New Delhi, INDIA
PAKISTAN
Madrasah Arabiyyah, Reiwind, Lahore, PAKISTAN
BANGLADESH
Masjid Kakrail, Dakka, Bangladesh
Showing posts with label Tableeghi Jamaat. Show all posts
Showing posts with label Tableeghi Jamaat. Show all posts
Maulana Ilyas yang Berketurunan Bani TAMIM adalah “LELAKI DARI TIMUR” Pemegang Panji-Panji AL MAHDI ?
Dari Abdullah bin Al-Haris ra katanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda :
“Akan ada orang-orang yang keluar dari sebelah Timur, lalu mereka mempersiapkan segala urusan untuk Al-Mahdi, yakni pemerintahannya.”(HR. Ibnu Majah & At-Tabrani)
Maulana Ismail - Bayan di Ijtima’ Tongi
Monday, February 14, 2011
Dalam keletihan dan pengorbanan amal, ada pahala dan ketenangan dari Allah SWT. Puasa menyebabkan lapar, berhaji menyebabkan letih, tapi mereka diberi ketenangan oleh Allah SWT. Nampak zahir mereka sengsara, tapi hakekatnya mereka kuat dan sehat di mata Allah SWT. Akan tetapi, tanpa da’wah, pertolongan Allah tidak datang. Semua kesusahan dalam ibadah tidak mendatangkan pertolongan Allah SWT, walaupun dengan berdo’a dan istighotsah, jika tidak ada da’wah maka pertolongan Alloh SWT tidak akan datang.
Untuk taat kepada Allah SWT, zahirnya ada kesusahan dan keletihan, tapi hakekatnya Allah SWT memberi ketenangan. Seperti orang makan sambal, zahirnya kepedasan, keringatan, kepanasan, tapi yang makan mau nambah lagi. Begitu juga ahli dunia melihat ahli da’wah sengsara dalam usaha agama, tapi mereka sendiri senantiasa bersyukur, Allah SWT beri ketenangan dalam kehidupannya.
Sumber : Fikir Alami
Untuk taat kepada Allah SWT, zahirnya ada kesusahan dan keletihan, tapi hakekatnya Allah SWT memberi ketenangan. Seperti orang makan sambal, zahirnya kepedasan, keringatan, kepanasan, tapi yang makan mau nambah lagi. Begitu juga ahli dunia melihat ahli da’wah sengsara dalam usaha agama, tapi mereka sendiri senantiasa bersyukur, Allah SWT beri ketenangan dalam kehidupannya.
Sumber : Fikir Alami
Maulana Ahmad Lat - Bayan di Ijtima’ Tongi
Hamba yang paling dicintai Allah SWT adalah hamba yang paling cinta kepada keluarga-Nya, yaitu seluruh makhluk-Nya. Manusia akan merasakan rugi jika tidak ada iman. Harta dan diri hendaknya senantiasa dipakai untuk usaha iman. Ashabul kahfi pergi keluar rumah untuk selamatkan iman, maka Allah telah bantu, bentangkan rahmat walau di tempat sempit (gua) tidak diberi makan, tapi dibebaskan dari sifat lapar. Bahkan anjing mereka (yang hanya nusroh mereka) pun dimuliakan. Seharusnya hewan tidak masuk surga, tapi nanti anjing ini akan dimasukkan surga, dan dirubah menjadi manusia.
Apalagi jika kepergian seseorang keluar rumah untuk fisabilillah, tidak hanya untuk selamatkan iman dirinya sendiri, tapi untuk memperjuangkan dan menyebarkan iman kepada seluruh manusia, maka anjing yang hanya nusroh saja kepada jamaah akan diberi rahmat, dihilangkan sifat hewani dari dirinya. Bayangkan apa yang diberikan kepada orang yang khuruj itu sendiri.
Sumber : Fikir Alami
Apalagi jika kepergian seseorang keluar rumah untuk fisabilillah, tidak hanya untuk selamatkan iman dirinya sendiri, tapi untuk memperjuangkan dan menyebarkan iman kepada seluruh manusia, maka anjing yang hanya nusroh saja kepada jamaah akan diberi rahmat, dihilangkan sifat hewani dari dirinya. Bayangkan apa yang diberikan kepada orang yang khuruj itu sendiri.
Sumber : Fikir Alami
Maulana Muhammad Ilyas; First Ameer of Tableeghi Jamaat (RA)
Thursday, January 13, 2011
On the outskirts of Delhi, near the tomb of Khwaja Nizamuddin, there lived, some seventy years ago, a godly person in the house on top of the red gate of the historical building called Chaunsath Khamba. His name was Maulana Mohammad Ismail.
Maulana Mohammad Ismail
The ancestral home of Maulana Mohammad Ismail was in Jhanjhana in the district of Muzaffarnagar. But when, after the death of his (Ismail) first wife, he married again in the family of Mufti Ilahi Bakhsh Kandhlawi, who belonged to the same ancestry as him, he visited Kandhla frequently and it became a second home to him.
Subscribe to:
Comments (Atom)